Mode Gelap
Laporan Forecast
Laporan Forecast (Sales Forecast) memproyeksikan pendapatan (revenue) dan jumlah pesanan (order) harian untuk periode ke depan berdasarkan pola penjualan historis outlet Anda. Gunakan laporan ini untuk memperkirakan omzet beberapa hari atau minggu mendatang, merencanakan stok dan penjadwalan staf, serta mengantisipasi hari-hari sibuk.
Path menu: Laporan → Sales Forecast (/reporting/forecast)
Fitur Professional
Laporan Forecast merupakan bagian dari fitur Retail Analytics yang memerlukan paket Professional atau lebih tinggi. Jika menu terkunci, lakukan upgrade paket terlebih dahulu.
Cara Kerja Proyeksi
Forecast menggunakan metode Tier 1 Linear Projection. Proyeksi revenue dan order harian dihitung dari rata-rata per hari dalam seminggu (day-of-week) menggunakan data 28 hari historis terakhir. Artinya, proyeksi untuk hari Senin dihitung dari rata-rata penjualan pada hari Senin dalam empat minggu terakhir, hari Selasa dari rata-rata Selasa, dan seterusnya. Pendekatan ini menangkap pola mingguan, misalnya akhir pekan yang biasanya lebih ramai daripada hari kerja.
Pesanan dengan status dibatalkan (cancelled), dibatalkan/void (voided), atau gagal (failed) tidak dihitung dalam basis historis.
Metode dan Roadmap
Saat ini forecast berjalan pada Tier 1 (DOW Avg), yaitu rata-rata berbasis day-of-week. Tingkatan lanjutan Tier 2/3 (ML) berbasis machine learning masih ditunda (di-defer).
Ringkasan Forecast
Di bagian atas halaman terdapat empat kartu ringkasan:
| Kartu | Keterangan |
|---|---|
| Periode | Rentang tanggal forecast (dari — sampai) beserta jumlah hari dalam periode |
| Total Projected Revenue | Total proyeksi pendapatan untuk seluruh periode, disertai jumlah order proyeksi |
| Avg Daily Revenue (basis) | Rata-rata pendapatan harian yang menjadi basis proyeksi, disertai jumlah order basis dari 28 hari historis |
| Tier | Metode yang dipakai — Tier 1 (DOW Avg). Menandakan Tier 2/3 (ML) masih ditunda |
Tabel Forecast Harian
Bagian Forecast Harian menampilkan rincian proyeksi per tanggal dalam periode terpilih:
| Kolom | Keterangan |
|---|---|
| Tanggal | Tanggal beserta nama hari |
| Status | Penanda kondisi tanggal (lihat tabel status di bawah) |
| Proyeksi Revenue | Perkiraan pendapatan pada tanggal tersebut |
| Proyeksi Order | Perkiraan jumlah pesanan pada tanggal tersebut |
| Bar | Bar visual proporsi proyeksi revenue relatif terhadap hari dengan proyeksi tertinggi |
| Realisasi | Pendapatan aktual yang sudah terjadi pada tanggal tersebut (bila ada), disertai jumlah order aktual. Menampilkan - bila belum ada data |
Setiap baris diberi label status:
| Status | Arti |
|---|---|
| Hari Ini | Tanggal hari ini (baris disorot) |
| Realisasi | Tanggal yang sudah lewat di dalam periode — nilai proyeksi ditampilkan berdampingan dengan penjualan aktual untuk perbandingan |
| Forecast | Tanggal di masa depan — nilai murni proyeksi |
Membandingkan Proyeksi dengan Realisasi
Karena periode forecast dapat mencakup beberapa hari yang sudah lewat, baris berstatus Realisasi memungkinkan Anda membandingkan proyeksi dengan penjualan aktual. Selisih yang konsisten (misalnya realisasi selalu di atas proyeksi) menandakan bisnis sedang tumbuh melampaui pola historisnya.
Filter Laporan
- Periode — pilih preset periode forecast:
- 7 Hari ke Depan
- 14 Hari ke Depan (default)
- 30 Hari ke Depan
- Sisa Bulan Ini
- Bulan Depan
- Kustom...
- Bila memilih Kustom..., isi tanggal Dari dan Sampai menggunakan date picker, lalu klik Terapkan.
Kartu ringkasan dan tabel akan otomatis diperbarui saat periode diubah.
Anchoring Hari Operasional
Titik awal forecast mengikuti pengaturan hari operasional (business day) outlet, bukan sekadar tanggal kalender. Jika hari operasional Anda melewati tengah malam, forecast tetap dianggap dimulai dari hari operasional berjalan sehingga proyeksi tidak "melompat" ke tanggal kalender berikutnya sebelum outlet benar-benar tutup.
Interpretasi Data
Beberapa panduan dalam membaca laporan forecast:
- Pola mingguan — perhatikan bar harian untuk mengenali hari-hari puncak (biasanya akhir pekan). Jadwalkan lebih banyak staf dan stok pada hari dengan proyeksi tertinggi.
- Basis data historis — kartu Avg Daily Revenue (basis) menunjukkan seberapa banyak transaksi (28 hari) yang mendasari proyeksi. Semakin banyak order basis, semakin stabil proyeksinya. Outlet baru dengan riwayat singkat akan menghasilkan proyeksi yang kurang akurat.
- Realisasi vs proyeksi — untuk tanggal berstatus Realisasi, bandingkan kolom Proyeksi Revenue dengan kolom Realisasi guna menilai akurasi dan tren pertumbuhan.
Kombinasikan dengan Laporan Lain
Pasangkan Laporan Forecast dengan Laporan Penjualan untuk memvalidasi hasil aktual, dan Laporan Produk untuk merencanakan pengadaan produk yang mendorong penjualan.