Mode Gelap
Setup Awal
Halaman Setup Awal adalah wizard inisialisasi yang muncul saat pertama kali mengakses modul Finance & Akunting. Wizard ini memandu Anda menyiapkan fondasi data akuntansi agar sistem siap digunakan.
Path menu: Setup (/setup)
Tentang Setup Awal
Sebelum dapat menggunakan fitur akuntansi seperti jurnal, faktur, dan laporan keuangan, Anda perlu menyelesaikan konfigurasi dasar terlebih dahulu. Wizard setup memastikan semua komponen penting sudah tersedia.
Setup awal terdiri dari tiga langkah utama:
Langkah 1: Chart of Account → Langkah 2: Periode Fiskal → Langkah 3: Akun DefaultLangkah 1: Setup Chart of Account
Pada langkah pertama, sistem akan membuat template Chart of Account (Bagan Akun) standar untuk institusi Anda.
- Pilih template COA yang sesuai dengan jenis bisnis Anda:
- Template Umum -- cocok untuk sebagian besar jenis usaha
- Template Retail -- sudah mencakup akun penjualan, HPP, dan persediaan
- Template Jasa -- fokus pada akun pendapatan jasa dan biaya operasional
- Review daftar akun yang akan dibuat oleh template
- Anda dapat menambah, mengedit, atau menghapus akun dari template sebelum melanjutkan
- Klik Lanjutkan untuk membuat seluruh akun sekaligus
| Field | Keterangan |
|---|---|
| Template | Pilihan template COA sesuai jenis bisnis |
| Daftar Akun | Preview akun yang akan dibuat (kode, nama, tipe) |
| Aksi | Tambah/edit/hapus akun dari daftar sebelum disimpan |
TIP
Anda tidak perlu langsung menyempurnakan seluruh akun di tahap ini. Akun dapat ditambah atau diedit kapan saja melalui menu Data Induk setelah setup selesai.
Langkah 2: Konfigurasi Periode Fiskal
Pada langkah kedua, tentukan periode fiskal (tahun buku) yang akan digunakan:
- Pilih bulan awal periode fiskal (default: Januari)
- Pilih tahun periode fiskal yang aktif
- Sistem akan otomatis membuat 12 periode bulanan berdasarkan pilihan Anda
- Klik Lanjutkan
| Field | Keterangan |
|---|---|
| Bulan Awal | Bulan dimulainya tahun buku (Januari s/d Desember) |
| Tahun Fiskal | Tahun buku yang aktif |
| Periode Otomatis | 12 periode bulanan yang dihasilkan sistem |
WARNING
Pastikan bulan awal periode fiskal sesuai dengan kebijakan akuntansi institusi Anda. Sebagian besar bisnis di Indonesia menggunakan Januari--Desember, namun beberapa perusahaan menggunakan April--Maret.
Langkah 3: Akun Default
Pada langkah terakhir, tentukan akun-akun default yang akan digunakan secara otomatis oleh sistem:
- Pilih Akun Kas Utama -- akun kas/bank default untuk transaksi umum
- Pilih Akun Piutang Usaha -- akun default untuk pencatatan piutang (AR)
- Pilih Akun Hutang Usaha -- akun default untuk pencatatan hutang (AP)
- Pilih Akun Pendapatan Utama -- akun default untuk pencatatan pendapatan
- Pilih Akun Beban Umum -- akun default untuk pencatatan beban operasional
- Klik Selesai
| Akun Default | Contoh Akun |
|---|---|
| Kas Utama | 1-1100 Kas |
| Piutang Usaha | 1-1300 Piutang Usaha |
| Hutang Usaha | 2-1100 Hutang Usaha |
| Pendapatan Utama | 4-1100 Pendapatan Penjualan |
| Beban Umum | 5-1100 Beban Operasional |
Setelah Setup Selesai
Setelah ketiga langkah selesai, Anda akan diarahkan ke Dashboard Accounting. Seluruh konfigurasi yang telah dibuat dapat diubah melalui menu:
- Chart of Account -- Data Induk > Bagan Akun
- Periode Fiskal -- Data Induk > Periode Fiskal
- Akun Default -- dapat diubah di pengaturan sistem
TIP
Setelah setup awal, langkah selanjutnya yang disarankan adalah memasukkan saldo awal (opening balance) untuk setiap akun agar laporan keuangan Anda akurat sejak awal penggunaan.